Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kain Kafan Tokoh Agama Lenek Masih Utuh setelah 19 Tahun Dimakamkan

Sunday, April 11, 2021 | 12:14 AM WIB Last Updated 2021-04-11T07:14:31Z

 Pemindahan makam tokoh agama dan masyarakat Lenek Amaq Khairuddin bikin heboh warga Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek. Karena kain kafan yang membungkus jenazah almarhum ditemukan masih utuh meski telah 19 tahun dimakamkan. Hal ini disaksikan keluarga besar almarhum dan warga setempat saat merelokasi jenazah dari pekuburan lama Masjid Baitul Amilin ke pekuburan umum Turunan Sampi, Desa Lenek Baru, Kamis (8/4).



Alhamdulillah, masih utuh. Bahkan saat jenazah dipegang, rambutnya masih terasa,” kata cucu almarhum Amaq Khairuddin, M Aliyil Qadri pada Lombok Post, Jumat (9/4).

Proses pemindahan jenazah dan ketakjubannya tersebut ia unggah di media sosial dan berulang kali dibagikan. Kata Qadri, tidak hanya kain kafan almarhum Amaq Khairudin yang utuh, tapi juga istrinya Inaq Khairudin yang sudah 11 tahun dimakamkan. Makam mereka berdampingan. Sehingga proses relokasi dilakukan secara bersamaan.

Almarhum Amaq Khairudin meninggal dan disemayamkan pada Kamis, 10 Oktober 2002. Sedangkan Almarhumah Inaq Khairudin meninggal pada 21 Januari 2010 lalu. “Kakek saya meninggal di usia 74, sedangkan nenek saya di usia 80 tahun,” jelas Qadri.

Kasi Pemerintahan Desa Lenek Baru Masykuri menerangkan, relokasi jenazah di pekuburan lama Masjid Baitul Amilin dilakukan karena bangunan masjid akan diperluas. Pekuburan di depan masjid Baitul Amilin sendiri sebenarnya sudah tidak digunakan untuk memakamkan warga sejak tahun 80-an.

“Namun almarhum Amaq Khairudin adalah tokoh agama dan masyarakat, jadi kita makamkan di sana,” terang Masykuri.

Relokasi sendiri dilakukan pada sekitar 20 jenazah yang masih terlihat makamnya. Kata Masykuri, Amaq Khairuddin memang merupakan tokoh agama dan masyarakat yang berjasa membangun Desa Lenek.

Adapun pemindahan dilakukan ke pekuburan umum Turunan Sampi Desa Lenek. “Ya, kami dan keluarga bersyukur melihat kondisi jenazah almarhum. Hal itu mempermudah proses pemindahannya,” terang Masykuri.

×
Berita Terbaru Update